Ia susah payah menyeret tubuhnya yang besar di pasir. Selangkah demi selangkah. Bila ombak menerjang, ia akan tetap bertahan. Tangan-tangannya akan mencengkram pasir dengan erat, kalau perlu ia akan sembunyi dalam tempurungnya sampai ombak itu reda. Ia tak kan membiarkan ombak menyeretnya jauh dari tujuannya kembali, bertelur. Jika dia sudah merasa aman, lagi, ia akan terus menyeret tubuhnya selangkah demi selangkah. Kura-kura itu jika punya sesuatu yang berharga, maka itu akan selalu disimpannya dengan baik, tidak pernah dipamer-pamerkan atau pun dihambur-hamburkan. lo tau apa yang sangat berharga buat kura-kura? telurnya. Disimpan telur-telur itu di dalam perutnya, jika telah tiba di pantai, ia akan memilih pasir terbaik untuk tempat menyimpan telur-telur itu. Susah payah ia menggali lubang, kemudian bertelur. Setelah selesai telor, lubang itu ditutup lagi, terus ia kembali kelaut meninggalkan telur-telurnya sendiri. Apakah ia kura-kura yang jahat? Tidak, tidak seperti itu. Itulah yang diajarkan Allah pada kura-kura, dan kura-kura pun yakin kalau Allah pasti telah menentukan hal-hal terbaik buat mereka dan anak-anak mereka.
Kamis, 29 Maret 2012
Prinsip dan Jalan Hidup Kura-kura
Ia susah payah menyeret tubuhnya yang besar di pasir. Selangkah demi selangkah. Bila ombak menerjang, ia akan tetap bertahan. Tangan-tangannya akan mencengkram pasir dengan erat, kalau perlu ia akan sembunyi dalam tempurungnya sampai ombak itu reda. Ia tak kan membiarkan ombak menyeretnya jauh dari tujuannya kembali, bertelur. Jika dia sudah merasa aman, lagi, ia akan terus menyeret tubuhnya selangkah demi selangkah. Kura-kura itu jika punya sesuatu yang berharga, maka itu akan selalu disimpannya dengan baik, tidak pernah dipamer-pamerkan atau pun dihambur-hamburkan. lo tau apa yang sangat berharga buat kura-kura? telurnya. Disimpan telur-telur itu di dalam perutnya, jika telah tiba di pantai, ia akan memilih pasir terbaik untuk tempat menyimpan telur-telur itu. Susah payah ia menggali lubang, kemudian bertelur. Setelah selesai telor, lubang itu ditutup lagi, terus ia kembali kelaut meninggalkan telur-telurnya sendiri. Apakah ia kura-kura yang jahat? Tidak, tidak seperti itu. Itulah yang diajarkan Allah pada kura-kura, dan kura-kura pun yakin kalau Allah pasti telah menentukan hal-hal terbaik buat mereka dan anak-anak mereka.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar